Skutik Roda Tiga Yamaha Tricity Dapat Penyegaran Mesin dan Rangka di Eropa, Mau Masuk Indonesia Lagi?

Skutik Roda Tiga Yamaha Tricity Dapat Penyegaran Mesin dan Rangka di Eropa, Mau Masuk Indonesia Lagi?
Contents

Belum lama ini Yamaha melakukan strategi penyegaran pada skutik beroda tiga-nya, Yamaha Tricity. Revisi yang dilakukan cukup besar, bukan cuma merubah tampilan atau opsi warna baru saja namun membekalinya dengan mesin serta rangka anyar.

KEY TAKEAWAYS

  • Yamaha Eropa menyegarkan Tricity

    Tricity versi mesin 125 cc dan 155 cc mendapat pembaruan, khususnya di sektor mesin
  • Yamaha Eropa melakukan revisi pada 2 model Tricty, yakni bermesin 125 cc dan mesin 155 cc. Secara total ada 4 negara yang kedapatan meluncurkan motor tersebut, rinciannya adalah Swiss, Italia, Perancis, dan Austria.

    Mengutip Bikewale, sektor jantung pacu 125 cc dan 155 cc dari Yamaha Tricity dijelaskan memakai teknologi terbaru berupa forged piston, desain kepala silinder baru, sampai pengaplikasian intake valve yang memiliki dimensi yang lebih besar sehingga kompresi mesin juga meningkat. Standardisasi emisi mesin juga lebih baik karena sudah mengantongi sertifikat Euro 5.

    Tricity

    Baca juga: Yamaha FreeGo Muncul di Brasil, Harganya Rp41 juta

    Dengan segala ubahan di dalam enjin, Yamaha Tricity 125 cc sekarang mempunyai output yang lebih besar yakni 9 daya kuda pada 7.500 rpm dan torsi puncak di 11,2 Nm pada puntiran 7.500 rpm. Adapun untuk untuk opsi mesin 155 cc memiliki tenaga 11,1 daya kuda dan torsi puncak 14 Nm di rentang putaran mesin yang sama.

    Sama seperti skutik garapan Yamaha lainnya, Tricity juga disuntik beberapa peranti teknologi mesin. Misalnya adalah mengaplikasikan Variable Valve Actuation (VVA), Starter Generator Control Unit (SGCU), dan teknologi Blue Core yang diklaim membuat mesin berperforma, irit bahan bakar, dan juga lebih senyap.

    Di sektor rancang bangun, Yamaha Tricity disebut lebih panjang sekitar 60 mm dari model sebelumnya. Sementara di komponen peredam belakang (suspensi) di set memiliki travel yang lebih panjang sampai 90 mm. Tujuan mengubah jarak suspensi untuk mendapatkan pengendalian yang lebih baik, keseimbangan yang mumpuni, dan meningkatkan kenyamanan berkendaranya.

    Tricity

    Masih menyinggung soal kenyamanan, bagian footrest atau dek pijakan kaki juga dibuat lebih besar sehingga pengendara bisa mengatur posisi sesuai dengan keinginannya. Fitur yang paling baru adalah penyematan teknologi konektivitas lewat aplikasi MyRide, di situ menampilkan berbagai informasi penting dari kendaraan lewat layar gawai. Menariknya, segala detail informasi juga ditampilkan lewat panel meter LCD barunya itu.

    Selebihnya soal kelengkapan fitur, motor ini juga dibekali dengan Smart Key (keyless), lampu depan LED, Start Stop System, dermaga pengisian gawai tipe USB, dan brake lock (rem parkir) untuk versi mesin 155 cc.

    Mengacu laman resmi Yamaha Eropa, Yamaha Tricity 125 cc dilepas ke pasar dengan banderol 4.299 Euro atau setara Rp 65,9 juta (kurs 1 Euro: Rp 15.337). Sementara untuk Tricity 155 cc diniagakan dengan harga Rp 4.999 Euro atau setara Rp 76,6 juta. Masing-masing tersedia dalam 3 pilihan kelir yaitu Petrol Blue, Matte Grey, dan Sand Grey.

    Tricity

    Peluangnya Masuk Indonesia Lagi

    Bila ingat, pada pameran Indonesia Motorcycle Show (IMoS) di awal November 2016 lalu PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pernah menjual skutik 3 roda tersebut dengan banderol Rp 66 juta. Saat itu unitnya berstatus CBU (Completely Built Up) alias diimpor utuh dari Thailand. Tapi tak selang lama napas hidupnya dihentikan karena alasan kuota impor.

    Di Indonesia keberadaan sepeda motor beroda tiga memang belum banyak, ada beberapa merek yang coba berjudi untuk berjualan misalnya Piaggio dengan model MP3 atau Peugeot dengan jagoannya Metropolis. Tapi rasanya antusias dari konsumen belum tinggi, mungkin saja ini jadi salah satu alasan YIMM belum ingin mendatangkan Tricity lagi. (Kit/Tom)

    Sumber: Bikewale

    Baca juga: First Impression Yamaha E01: Melihat Lebih Dekat Sang NMax Elektrik

    Bangkit Jaya Putra

    Bangkit Jaya Putra

    Pria yang akrab dipanggil dengan Bangkit. Ia sangat gemar mengendari motor. Passion nya di jurnalisme, khususnya otomotif juga sangat kuat.

    Baca Bio Penuh

    IIMS 2025

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Motor Pilihan

    • Yang Akan Datang

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor

    Artikel Motor dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*