Punya Harga Sepantar, Pilih Yamaha FreeGo S ABS, Lexi S, atau Aerox Standar?

Punya Harga Sepantar, Pilih Yamaha FreeGo S ABS, Lexi S, atau Aerox Standar?
Contents

Terdapat tiga skutik Yamaha dengan set harga cenderung sepantar, yakni Rp 23,19 juta – Rp 24,795 juta. Paling murah adalah FreeGo S ABS, dilanjut Lexi S, serta Aerox standar. Masing-masing tentu memiliki peruntukan dan kelebihan sendiri. Supaya tak salah pilih, simak ulasan berikut.

Kepraktisan

Bicara praktis, berkorelasi dengan dimensi dan sejauh mana dapat mengakomodir barang. Dalam hal ini, FreeGo memenangkan pertarungan. Total ukurannya paling kompak. Tapi di saat bersamaan, area penyimpanan barang juga lega.

Bagasi Freego yamaha

Di balik jok tersedia bagasi 25 liter dengan kontur ceruk dalam, sebab tangki bensinnya ada di kolong. Alhasil menaruh helm full face (tertentu) pun tak jadi masalah. Ditambah beberapa barang lagi. Dan jika sewaktu-waktu perlu menggantung atau menyimpan barang di dek, cukup leluasa karena tak ada undakan, alias rata.

Aerox sebetulnya besar juga, bahkan hitungan bersihnya sama-sama 25 liter. Helm full face pun cukup ditelan. Namun konturnya lain. Akan lebih mudah menata barang bawaan pada FreeGo. Dan ada gundukan tangki di tengah dek, agak sulit untuk menggantung barang bawaan ekstra.

Baca juga: Mencari Motor Backbone Terbaik: Suzuki Satria F150 VS Honda Sonic 150R VS Yamaha MX King

Lexi memiliki ruang terkecil di antara dua motor tadi, meski statusnya masuk kelas Maxi. Akibat tangki bensin masih diletakkan konvensional. Bagasi 12,8 liter terlalu pas-pasan untuk menampung helm half face, itupun jenis tertentu. Kalau perlengkapan kecil bisa masuk, semacam jas hujan, jaket, atau tool kit dan sepatu. Untungnya, bagian dek rata lantai.

Kelengkapan Fitur

Di harga segini, Anda bisa menebus FreeGo tipe tertinggi, karena memang kelasnya pemula. Yang berarti mendapat fasilitas paling lengkap, mengalahkan keduanya. Dari mulai keyless, answer back system dan immobilizer tersedia. ABS satu kanal juga senantiasa melindungi proses deselerasi (rem belakang masih teromol). Begitu juga Stop Start System (SSS), SMG Starter, lampu utama LED, hazard, serta power outlet.

panel meter digital Yamaha Lexi

Sayang, panel instrumen belum secanggih milik sepupu-sepupunya. Layar digital agak terlalu kecil, serta berpenampilan kurang menarik. Pasalnya, informasi yang tersaji tak begitu lengkap. Hanya menunjukan informasi fundamental.

Kelengkapan Lexi S sebetulnya hampir sama dengan FreeGo tertinggi. Hanya saja tanpa ABS. Dan dasbor dikemas lebih menarik, sekaligus canggih. Tampilan layar digital modern. Isinya juga tak minimalis. Selain data penting, tertera penghitung konsumsi bahan bakar rata-rata dan real time, takometer, waktu, serta pengingat esensial lainnya. Bahkan power outlet terletak di dalam laci, sehingga aman mengisi daya gawai.

Baca juga: Pilihan Skutik Pakai Setang Naked, dari Premium Hingga Adventure

Milik Aerox persis Lexi, hanya beda bentuk dan tampilan. Namun karena ia mewakili kelas paling tinggi, tentu fitur canggih lainnya belum bisa didapat. Varian standar baru ada lampu LED, Smart Motor Generator (SMG), serta power outlet saja. Tak banyak.

Performa

Soal ini Aerox menjadi pemimpin. Jelas kubikasi mesinnya terbesar, 155,1 cc SOHC. Pabrikan mencatat tenaga maksimal 14,7 Hp/8.000 rpm serta torsi 13,8 Nm/6.250 rpm. Cukup kencang untuk ukuran motor segini. Untuk dipakai harian, powernya bahkan lebih dari cukup. Mirip Yamaha Nmax. Belum lagi ada teknologi Variable Valve Actuation (VVA), membuat daya keluar lebih merata.

Yamaha Aerox grey yellow

Lexi berada di urutan dua. Meski mengusung dapur pacu 124,7 cc SOHC, ekstraksi tenaga terhitung lumayan. Menyentuh 11,7 Hp/ dan torsi 11,3 Nm/7.000 rpm. Adapun teknologi buka tutup katup mendukung performa mesinnya.

Lantas FreeGo – meski sama-sama berbekal mesin 125 cc SOHC dan berjenis overstroke – racikannya berbeda. Terbukti catatan outputnya jauh lebih kecil, 9,3 Hp/8.000 rpm dan torsi puncak 9,5 Nm. Belum ada teknologi VVA pula.

Kalau urusan suspensi, konfigurasi paling sempurna diungguli Aerox. Lantaran fork teleskopik berpadu dengan dual shock di belakang. Mestinya bisa lebih stabil bermanuver. Lexi memang sudah pakai suspensi tabung, tapi menopang di satu sisi alias monoshock. Sementara FreeGo, juga mengandalkan satu shock belakang tanpa bantuan tabung sama sekali.

Lexi S

Desain

Aerox paling atraktif, berkat siluet tubuh revolusioner di kelasnya. Jarang kali Anda melihat skutik tapi dikemas sporty bukan? Hampir seluruh bagiannya proporsional, apalagi dijejali ban superlebar. Tapi ada ganjarannya. Posisi mengendara tak senyaman skutik konvensional, apalagi saat berboncengan.

Lexi tampil modis dan elegan, tapi memang proporsi tak semenarik Aerox. Urusan kenyamanan tak perlu ditanya lagi, struktur jok dan dek rata pastinya bersahabat untuk digunakan harian sendiri, atau berdua sekalipun.

Dan FreeGo, lebih layak disebut lucu ketimbang sporty dan elegan. Ban berdiameter kecil, tubuh gemuk, serta bodi membulat tampak seperti skuter Eropa atau Taiwan. Walau ringkas, kenyamanan FreeGo tak bisa dipandang sebelah mata. Sadel cukup lebar dan panjang untuk diajak berboncengan, malah lebih nyaman dari kedua motor sebelumnya.

Yamaha FreeGo S ABS

Simpulan

Jika mengejar unsur praktis dan akomodatif - tanpa memedulikan performa dan tampilan layar digital - FreeGo S ABS rasanya menjadi jawaban tepat. Apa yang ia punya sangat menunjang. Dikemas dalam bentuk atraktif dan harga ekonomis pula. Apa yang dimiliki Lexi bak jadi kurang menarik, meski performanya sedikit lebih impresif.

Sementara Aerox, bukan untuk Anda yang mengutamakan unsur kenyamanan. Performa unggul dan wajah sporty menjadi nilai jual utama. Di saat bersamaan, ruang akomodasi tetap optimal. Asal mau berkompromi saat sedang berboncengan, karena ujung jok lancip sama sekali tak nikmat. (Hlm/Tom)

Baca juga: Antara Suzuki GSX-S150 dan Yamaha Vixion R, Mana Lebih Layak Beli?

Helmi Alfriandi

Helmi Alfriandi

Kalau bicara petrolhead, Helmi mungkin salah satu yang cukup ekstrim. Pengetahuan otomotifnya luas, pengalaman menulisnya dimulai sebagai anak magang di Majalah Autocar Indonesia. Sempat berpaling bekerja di perbankan, tapi passion di bidang otomotif yang tidak bisa diabaikan membuatnya berlabuh di OTO.com. Meski sehari-hari menggunakan Suzuki Skywave, tapi di garasi rumahnya ada motor tua yang sedang ia bangun. Helmi juga paham betul mobil lawas, terutama Mercedes-Benz karena ia datang dari keluarga yang menggemari merek Jerman itu.

Baca Bio Penuh

GIIAS 2025

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Motor Pilihan

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
  • INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
    INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
    10 Dec, 2025 .
  • INDOMOBIL EMOTOR SPRINTO: MOLIS IDEAL BUAT HARIAN
    INDOMOBIL EMOTOR SPRINTO: MOLIS IDEAL BUAT HARIAN
    10 Dec, 2025 .
  •  AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
    AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
    24 Nov, 2025 .
  •  AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
    AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
    24 Nov, 2025 .
  • INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
    INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
    24 Nov, 2025 .
  • INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
    INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
    24 Nov, 2025 .
  • LEBIH DEKAT DENGAN SUZUKI ACCESS 125, SKUTER KLASIK PUNYA SPESIFIKASI MENARIK
    LEBIH DEKAT DENGAN SUZUKI ACCESS 125, SKUTER KLASIK PUNYA SPESIFIKASI MENARIK
    07 Oct, 2025 .
  • NEW YAMAHA XMAX TECHMAX 2025: CANGGIH WINDSCREEN BISA NAIK TURUN!
    NEW YAMAHA XMAX TECHMAX 2025: CANGGIH WINDSCREEN BISA NAIK TURUN!
    29 Sep, 2025 .
  • LIHAT 4 PRODUK BARU QJMOTOR, HARGA MASUK AKAL FITUR & PERFORMA BOLEH JUGA!
    LIHAT 4 PRODUK BARU QJMOTOR, HARGA MASUK AKAL FITUR & PERFORMA BOLEH JUGA!
    02 Jul, 2025 .
  • GEAR ULTIMATE RIDE (PART 2): UJI KEKUATAN - ANGKUT BARANG YAMAHA GEAR ULTIMA HYBRID
    GEAR ULTIMATE RIDE (PART 2): UJI KEKUATAN - ANGKUT BARANG YAMAHA GEAR ULTIMA HYBRID
    02 Jul, 2025 .
Tonton Video Motor

Artikel Motor dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Penjualan Sepeda Motor 2025 Secara Nasional Naik 1,3 Persen
    Penjualan Sepeda Motor 2025 Secara Nasional Naik 1,3 Persen
    Anjar Leksana, Hari ini
  • Voge DS900X, Sepeda Motor Buatan Cina yang Jadi Saudara Kembar BMW F 900 GS
    Voge DS900X, Sepeda Motor Buatan Cina yang Jadi Saudara Kembar BMW F 900 GS
    Anjar Leksana, 12 Jan, 2026
  • Ofero Luncurkan Stareer 5 Lit dengan Jarak Tempuh Hingga 130 Kilometer
    Ofero Luncurkan Stareer 5 Lit dengan Jarak Tempuh Hingga 130 Kilometer
    Zenuar Istanto, 09 Jan, 2026
  • Niterra Tegas Perangi Busi NGK Palsu Demi Keselamatan Konsumen
    Niterra Tegas Perangi Busi NGK Palsu Demi Keselamatan Konsumen
    Zenuar Istanto, 17 Des, 2025
  • KLX230 DF 2026 Hadir dengan Konsep Durable Force
    KLX230 DF 2026 Hadir dengan Konsep Durable Force
    Zenuar Istanto, 15 Des, 2025
  • Jangan Asal Cuci! Ini Cara Merawat Helm Premium Agar Tetap Awet dan Nyaman
    Jangan Asal Cuci! Ini Cara Merawat Helm Premium Agar Tetap Awet dan Nyaman
    Zenuar Istanto, 21 Agu, 2025
  • Mau Beli Motor Seken, Begini Cara Mengecek Kondisinya
    Mau Beli Motor Seken, Begini Cara Mengecek Kondisinya
    Anjar Leksana, 06 Jun, 2023
  • 8 Komponen Motor yang Wajib Diperiksa setelah Dipakai Mudik
    8 Komponen Motor yang Wajib Diperiksa setelah Dipakai Mudik
    Bangkit Jaya Putra, 03 Mei, 2023
  • Penting Diketahui saat Pilih Jas Hujan, Jangan Sampai Membahayakan!
    Penting Diketahui saat Pilih Jas Hujan, Jangan Sampai Membahayakan!
    Zenuar Istanto, 26 Okt, 2022
  • Cara Merawat Bagian Motor Berwarna Doff Supaya Selalu Terlihat Resik
    Cara Merawat Bagian Motor Berwarna Doff Supaya Selalu Terlihat Resik
    Zenuar Istanto, 03 Okt, 2022
  • First Ride Yamaha Aerox Alpha: Geber di Sirkuit Karting Sentul
    First Ride Yamaha Aerox Alpha: Geber di Sirkuit Karting Sentul
    Bangkit Jaya Putra, 24 Jan, 2025
  • First Ride New Honda PCX160: Penyempurnaan yang Menggoda
    First Ride New Honda PCX160: Penyempurnaan yang Menggoda
    Zenuar Istanto, 02 Jan, 2025
  • Test Ride New Honda Scoopy di Bali, Tetap Gesit dan Irit Buat Membelah Kota
    Test Ride New Honda Scoopy di Bali, Tetap Gesit dan Irit Buat Membelah Kota
    Bangkit Jaya Putra, 11 Des, 2024
  • First Ride Moto Guzzi Stelvio: Pilihan Baru buat Touring Jalan Raya
    First Ride Moto Guzzi Stelvio: Pilihan Baru buat Touring Jalan Raya
    Zenuar Istanto, 19 Nov, 2024
  • Test Ride Yamaha Nmax "Turbo": Road Trip Bali-Lombok Membuktikan Segala Kelebihan dan Kekurangannya
    Test Ride Yamaha Nmax "Turbo": Road Trip Bali-Lombok Membuktikan Segala Kelebihan dan Kekurangannya
    Bangkit Jaya Putra, 03 Sep, 2024
  • Pembuktian “Motor Hebat, Kuat No Debat”: Yamaha Gear Ultima Tempuh Rute Ekstrem Tanpa Drama
    Pembuktian “Motor Hebat, Kuat No Debat”: Yamaha Gear Ultima Tempuh Rute Ekstrem Tanpa Drama
    Zenuar Istanto, 09 Jul, 2025
  • Pilihan Skutik Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh
    Pilihan Skutik Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh
    Zenuar Istanto, 10 Jun, 2025
  • New Yamaha R25 vs Honda CBR250RR: Duel Sport 250cc, Siapa Lebih Unggul?
    New Yamaha R25 vs Honda CBR250RR: Duel Sport 250cc, Siapa Lebih Unggul?
    Zenuar Istanto, 09 Jun, 2025
  • Pilihan Skutik 125 cc Seharga Rp20 Jutaan, Mana yang Paling Cocok untukmu?
    Pilihan Skutik 125 cc Seharga Rp20 Jutaan, Mana yang Paling Cocok untukmu?
    Zenuar Istanto, 05 Jun, 2025
  • Honda Vario 160 ABS vs. Stylo 160 ABS: Mana yang Paling Cocok Buat Anda?
    Honda Vario 160 ABS vs. Stylo 160 ABS: Mana yang Paling Cocok Buat Anda?
    Zenuar Istanto, 03 Jun, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*