Aston Martin Bakal Merambah Dunia F1 bersama Red Bull?
JAKARTA: Sepertinya Aston Martin tengah mempersiapkan berbagai ‘kejutan’ pada tahun 2016. Tidak hanya akan meluncurkan model terbaru, perusahaan asal Inggris ini juga dikabarkan akan kembali terjun ke ranah Formula 1 (F1). Rencana ini tidak dapat dianggap isapan jempol belaka. Pasalnya, menurut kabar yang beredar, Aston Martin dan tim balap Red Bull Racing F1 tengah melakukan pembicaraan untuk bekerjasama di ajang balap 1. Walaupun hasil negosiasi itu belum ditetakan, keduanya dikabarkan sedang mengembangkan sebuah hypercar yang didesain oleh perancang legendaris F1, Adrian Newey.
Seperti dilaporkan Autocar, Selasa (7/7/2015), mobil bertenaga dahsyat itu bakal dipasarkan pada tahun 2018. Kehadiran hypercar anyar tersebut diyakini bakal bersaing ketat dengan McLaren P1 GTR dan Ferrari FXXK. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari sumber internal, Aston Martin akan menggandeng Red Bull Technologies untuk menggarap mobil beringas itu. Sedangkan untuk berlaga di ajang balap F1, Aston Martin akan membangun kemitraan bersama Red Bull Racing. “Keduanya merupakan dua entitas berbeda. Sehinga, keberhasilan kerjasama ini (pembuatan hypercar) bukan berarti secara langsung mengindikasikan tanda kerjasama di ajang F1,” jelas sumber itu.
Isu kerjasama Red Bull dengan perusahaan yang identik dengan James Bond ini semakin diperkuat dengan masa depan Red Bull yang hingga kini belum jelas, terkait kerja sama mereka dengan Renault sebagai pemasok mesin yang tidak membuahkan hasil secara signifikan. Ditambah lagi, bulan lalu, pemilik Red Bull, Dietrich Mateschitz juga angkat bicara dan tampak ingin mengakhiri kerjasama dengan Renault. Dalam satu wawancara, bos besar itu mengindikasikan ketidakpuasannya akan kecepatan yang dimiliki mesin Renault dan “menghancurkan” kegembiraannya di F1.
Berangkat dari isu ini, tidak heran jika Red Bull mulai melirik produsen mobil James Bond yang dapat mengakomodir kepentingannya itu. Dengan melibatkan Adrian Newey dalam proyek pengembangan mobil bertenaga dahsyat ini, dipastikan hubungan antara Aston Martin dengan Red Bull bakal semakin meningkat dan ‘mesra’. Maklum saja, Newey merupakan desainer kepercayaan Red Bull yang telah menghasilkan berbagai produk terbaik di kancah balap. Berkat tangan dinginnya, mobil-mobil yang digunakan Red Bull Racing untuk berlaga di ajang F1, telah secara beruntun mengukir prestasi yang mengesankan. Tercatat, pada 2000 dan 2013, pebalap tim itu menyabet juara karena menunggangi mobil besutan Newey.
Kendati demikian, masih terdapat spekulasi lain bahwa mitra baru Red Bull bukanlah produsen mobil 007 itu, melainkan Mercedes Benz. Pasalnya, pabrikan asal Jerman itu memiliki saham lima persen di Aston Martin. Kesepakatan itu membuka peluang Red Bull agar bisa menggunakan mesin AMG yang terus dikembangkan. Namun , hal ini sempat ditepis oleh rinsipal Red Bull, Christian Horner. Bos besar itu membantah tanda-tanda timnya akan mendapat suplai mesin dari Mercedes mulai tahun 2017 di bawah bendera Aston Martin. “Faktanya, kami memiliki kontrak dengan Infiniti dan Renault sampai akhir 2016. Apapun yang melampaui kesepakatan itu murni sebuah spekulasi. Terlalu banyak rumor, pekan depan mungkin saja Honda atau Lamborghini. Saat ini, kami ada kontrak dan komitmen dengan Infiniti dan kami punya hubungan yang sangat bagus,” ujarnya. Jadi, siapakah sebenarnya mitra Red Bull? Kita simak bersama perkembangannya!
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Model Mobil Aston Martin
GIIAS 2024
IMOS 2024
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
- Populer
Video Mobil Aston Martin Terbaru di Oto
Artikel Mobil Aston Martin dari Carvaganza
Artikel Mobil Aston Martin dari Zigwheels
- Motovaganza
- Artikel Feature